

Di Pelosok Garut, tepatnya Kp. Cihanjawar Talegong , berdiri Masjid Al-Hidayah yang sejak tahun 2000 menjadi pusat ibadah dan kegiatan masyarakat. Namun hari ini, kondisi masjid semakin memprihatinkan. Atap sering bocor saat hujan turun. Kayu penyangga mulai lapuk. Dinding masjid banyak yang bolong dan kapasitasnya sudah tidak lagi mampu menampung jamaah. Meski begitu, masyarakat tetap bertahan menjalankan ibadah dengan segala keterbatasan.

Masjid ini menjadi pusat kebersamaan, pendidikan agama, dan penguat iman masyarakat. Shalat 5 waktu, shalat Jumat, pengajian, hingga kegiatan PHBI masih rutin dilaksanakan di masjid ini. Bahkan saat jamaah membludak, sebagian warga terpaksa shalat di luar dan di rumah sekitar masjid.

Ada sosok sederhana bernama Bapak Ono Sariono (75 tahun), wakif sekaligus penggagas pembangunan Masjid Al-Hidayah sejak tahun 2000. Di usia senjanya, beliau masih terus mengabdikan diri demi kemakmuran masjid yang dibangun dengan penuh keikhlasan. Semangat beliau menjadi pengingat bagi kita semua bahwa rumah Allah harus tetap dijaga bersama.

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya."
(HR. Muslim)

Setiap rupiah yang Anda titipkan untuk renovasi masjid ini insyaAllah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Mari bersama wujudkan masjid yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat Kp. Cihanjawar, Talegong Garut!
![]()
Menanti doa-doa orang baik